Cara Membuat URL yang SEO-Friendly untuk Website Berdomain .id

Punya website dengan domain .id? Selamat! Selain memberikan identitas lokal yang kuat, domain .id juga bisa tampil lebih profesional di mata pengunjung. Tapi, memiliki domain yang bagus saja belum cukup.
Agar website lebih mudah dipahami oleh pengunjung dan mesin pencari seperti Google, kamu juga perlu memperhatikan struktur URL.
Lalu, seperti apa URL yang SEO-friendly? Yuk, simak tipsnya!
Apa Itu URL SEO-Friendly?
URL (Uniform Resource Locator) adalah alamat yang digunakan untuk mengakses sebuah halaman di website.
Contohnya:
✅ namabisnis.id/tips-memilih-domain
dibandingkan dengan
❌ namabisnis.id/page?id=2847
URL pertama langsung menjelaskan isi halaman, sedangkan URL kedua hanya berisi kode yang sulit dipahami.
Semakin jelas URL yang digunakan, semakin mudah Google mengenali topik halaman dan semakin nyaman pengunjung mengingatnya.
Apakah Domain .id Berpengaruh pada SEO?
Banyak yang bertanya, "Apakah website dengan domain .id bisa bersaing di Google?"
Jawabannya bisa.
Google tidak memberikan peringkat lebih tinggi hanya karena sebuah website menggunakan domain .id. Namun, jika target pengunjungmu berada di Indonesia, domain .id dapat membantu memperkuat relevansi lokal dan membangun kepercayaan pengguna.
Yang paling penting tetaplah kualitas konten, pengalaman pengguna, dan struktur website yang baik—termasuk URL yang rapi.
7 Tips Membuat URL SEO-Friendly
1. Gunakan Kata Kunci yang Relevan
Pastikan URL mencerminkan isi halaman.
Misalnya jika membahas cara memilih domain:
✅ brandku.id/cara-memilih-domain
lebih baik daripada
❌ brandku.id/post-15
2. Buat URL Singkat
URL yang pendek lebih mudah dibaca, dibagikan, dan diingat.
Contoh:
✅ tokobatik.id/kemeja-pria
dibandingkan
❌ tokobatik.id/koleksi-kemeja-pria-lengan-panjang-terbaru-2026
Gunakan kata yang benar-benar penting.
3. Gunakan Huruf Kecil
Biasakan menggunakan huruf kecil pada URL.
Contoh:
✅ usahaku.id/tentang-kami
lebih konsisten daripada
❌ UsahaKu.id/TentangKami
4. Pisahkan Kata dengan Tanda Hubung (-)
Google lebih mudah membaca URL seperti:
✅ kuliner.id/resep-nasi-goreng
dibandingkan
❌ kuliner.id/resep_nasi_goreng
atau
❌ kuliner.id/resepnasigoreng
5. Hindari Karakter yang Tidak Perlu
Jangan memenuhi URL dengan angka atau simbol yang tidak memiliki arti.
Kurang baik:
❌ travel.id/post?id=4827&ref=home
Lebih baik:
✅ travel.id/wisata-bandung
6. Gunakan Struktur yang Konsisten
Jika website memiliki banyak artikel, gunakan format URL yang sama.
Misalnya:
namadomain.id/blog/...namadomain.id/artikel/...namadomain.id/tips/...
Struktur yang konsisten membuat website lebih rapi dan mudah dijelajahi.
7. Jangan Mengubah URL Sembarangan
Jika sebuah halaman sudah muncul di hasil pencarian Google, hindari mengganti URL tanpa melakukan redirect 301.
Mengubah URL begitu saja dapat menyebabkan pengunjung menemukan halaman error dan berpotensi mengurangi performa SEO.
Contoh URL yang Baik
Berikut beberapa contoh URL yang mudah dipahami:
konsultan.id/jasa-seobelajar.id/tips-menulis-artikelfotografi.id/panduan-edit-fotokopi.id/menu-terbarustartup.id/cara-membuat-website
Semua contoh tersebut singkat, jelas, dan langsung menjelaskan isi halamannya.
Kesalahan yang Masih Sering Terjadi
Hindari beberapa kesalahan berikut:
URL terlalu panjang.
Menggunakan karakter acak atau simbol.
Tidak menjelaskan isi halaman.
Memasukkan terlalu banyak kata kunci dalam satu URL.
Mengubah URL tanpa redirect.
Semakin sederhana URL yang digunakan, semakin baik untuk pengguna maupun mesin pencari.